0

[MENU MPASI] Labu Siam Salmon Kuah

Saya dan suami kurang suka makan olahan ikan, padahal ikan adalah satu satu makanan bergizi yang kaya protein. Salah satu sebabnya kami tidak terlalu suka olahan ikan adalah karena tidak dibiasakan dari kecil. Orang tua kami jarang sekali membuat makanan olahan ikan dirumah. Hal ini kemudian yang mendasari saya dan suami lebih sering memberikan menu olahan ikan ke naoki sejak bayi, tujuannya agar naoki senang makan ikan atau makanan laut lainnya tidak seperti ayah dan ibunya. Cara kami sejauh ini sudah lumayan berhasil, naoki selalu lahap jika diberi menu ikan.

Salah satu menu ikan andalan saya untuk naoki adalah Labu Siam Salmon Kuah. Menu ikan salmon namun sama sekali tidak berbau amis karena menggunakan bumbu rempah yaitu jahe, daun salam dan serai. Berikut resepnya : Continue reading

0

[RESEP MPASI] Orak Arik Telur Makaroni Labu Siam Tofu

orak arik telur

Saat memasuki usia 1 tahun naoki sudah mulai saya berikan nasi dimenu MPASI-nya, namun karena gigi gerahamnya belum tumbuh dan masih sering kesulitan mengunyah makanan yang padat dan keras, saya lebih sering membuatkan menu – menu berkuah, tujuannya supaya makanan lebih mudah ditelan. namun ada kalanya saya tidak memberikan makanan non kuah dengan frekuensi pemberian 2 kali seminggu. Salah satu menu non kuah yang sering saya berikan ke naoki adalah Orak Arik Telur Makaroni Sayur. Menu yang disukai naoki dan tentunya bergizi karena ada unsur karbohidrat, mineral dan protein didalamnya. Sayurnya bermacam – macam bisa menggunakan wortel, brokoli atau labu siam seperti pada resep ini. Selain bergizi tujuan lain saya memberikan menu makaroni ke naoki adalah mengenalkan jenis kerbohidrat lain selain nasi. Berikut resepnya :

Bahan :
-Makaroni, rebus sampai mengembang
-labu siam, potong kecil kecil lalu rebus sampai agak empuk
-telur
-tofu

Bumbu:
-bawang bombai, cincang kasar
-bawang putih, cincang kasar
-tomat, potong kecil2
-garam *minyak

Cara membuat:
-panaskan sedikit minyak
-tumis bumbu sampai harum, tambahkan telur aduk sampai jadi orak arik
-masukan tofu, makaroni dan labu siam, aduk kembali sampai semua tercampur
– tambahkan garam sambil koreksi rasa
– angkat, tuang ke mangkuk atau piring
– sajikan

0

[RESEP MPASI] Wortel Jagung Krim Sup

wortel jagung krim sup

Saat anak dalam masa tumbuh gigi biasanya jadi susah sekali untuk makan karena mungkin gusinya sedang nyeri nyerinya. Jika diibaratkan dengan orang dewasa mungkin tumbuh gigi itu sama sakitnya dengan ketika orang dewasa sakit gigi. Jangankan untuk makan untuk bicarapun kadang jadi malas. Salah satu cara supaya anak tetap mau makanΒ  adalah dengan menyediakan makanan yang lembek/cair dan rasanya enak. supaya makanan lebih mudah ditelan dan anak lebih semangat untuk makan. Salah satu menu yang bisa dicoba adalah cream sup, makanan yang lembut serta ada perpaduan asin dan manisnya yang pasti disukai anak – anak . Berikut resepnya :

Bahan:
– 1 batang wortel, potong kecil2 – Segenggam jagung manis yang sudah dipipil
– Daging ayam, cincang halus
– 2 sendok makan tepung terigu, beri 100 ml air
– 1 sendok makan mentega/butter
– 2 siung bawang putih
– 2 lembar roti tawar, potong dadu
– 200 ml susu cair
– 1 sendok teh garam

Cara memasak:
– Rebus jagung dan wortel sampai empuk dan matang, setelah empuk lalu blender – Blansir daging cincang dengan cara rebus sbntar sampai keluar minyak, tiriskan
– Panaskan mentega atau butter, masukan bawang putih tumis hingga harum
– masukan wortel jagung, roti tawar, daging ayam dan tepung aduk aduk cepat – masukan susu cair dan garam aduk hingga mengental
– angkat – setelah diangkat, jika krim supnya ingin cair bisa diblender lagi , kalau saya lebih suka agak kental dengan roti tawar yang agak utuh

0

[RESEP MPASI ] Bakso Wortel Bihun Kuah

bakso sayur

Saat anak memasuki usia 12 bulan dimana anak sudah diperbolehkan mengkonsumsi garam dan gula maka anak sudah mulai mengenal rasa yang lebih enak, manis dan gurih. Apalagi jika anak sudah mulai dikenalkan dengan kue, ice cream dan makanan makanan enak lainnya anak lebih cenderung susah diajak makan makanan yang bergizi misalnya sayuran. Menurut hemat saya hal ini yang menjadi penyebab anak jadi kurang suka makan sayuran karena memang rasanya yang hambar atau cenderung pahit. salah satu cara mengatasi anak susah makan sayur adalah dengan menyiasati penyajian makanan dengan menu yang lebih variatif, salah satu contohnya dengan dibuat bakso sayur. bakso sayur merupakan salah satu menu andalan saya supaya anak tetap dapat asupan sayuran tanpa drama menolak makan. berikut ini adalah resep bakso sayuran tersebut: Continue reading

2

Kalimat sederhana dari Bu Geni tentang pernikahan

Beberapa hari yang lalu saya baru selesai membaca sebuah buku, buku berisi kumpulan cerpen dari salah satu media terkemuka di indonesia. Ada satu cerita dari cerpen yang menarik perhatian saya, cerita tentang Bu Geni seorang perias pengantin nyentrik yang hanya bisa bekerja dibulan desember dan menganggap semua bulan adalah bulan desember. Cerpen ini merupakan karya dari sastrawan Arswendo Atmowiloto. Bu Geni sering memberi wajangan bagi para calon pengantin. Ada banyak kalimat menarik yang dilontarkan Bu Geni dalam beragam wajangannya, salah satunya yang paling saya suka adalah kalimat berikut ini:

Yang diperlukan hanya sedikit keberanian dan banyak kebodohan, itulah modal kawin. Dan untuk bercerai, diperlukan banyak keberanian dan sedikit kebodohan

Begitu saja kalimatnya, tidak ada penjelasan apa maksud kalimat tersebut dalam cerpennya. Apakah anda langsung mengerti ketika pertama kali membaca kalimat diatas? Mungkin iya, tapi saya tidak, bahkan saya sampai harus bertapa dikaki gunung semeru untuk memahami kalimatnya, Hahaha ini bercanda. Tapi menurut hemat saya mungkin begini maksud dari kalimat pertama : Continue reading

1

Review “DILAN, dia adalah dilanku tahun 1990” karya Pidi Baiq.

“Milea, kamu cantik, tapi aku belum mencintaimu. Enggak tahu kalau sore. Tunggu aja” (Dilan 1990)

“Milea, jangan pernah bilang ke aku ada yang menyakitimu, nanti, besoknya, orang itu akan hilang.” (Dilan 1990)

“Cinta sejati adalah kenyamanan, kepercayaan, dan dukungan. Kalau kamu tidak setuju, aku tidak peduli.” (Dilan 1990)

Saat membaca kutipan diatas semua pasti tahu kalo novel yang akan saya review ini adalah novel romantis atau percintaan, saya sebenarnya kurang suka dengan novel percintaan, tapi berbeda untuk novel yang satu ini, ingin tahu alasannya? Silahkan baca reviewnya berikut:

Dilan adalah novel karya pidi baiq yang baru saja diterbitkan pada bulan april 2014, Novel ini menceritakan tentang romantisme seorang pria bernama dilan yang mencoba mendapatkan hati seorang perempuan bernama milea dengan cara yang sangat unik dan tidak biasa, contohnya saat pertama kali dilan bertemu milea bukannya diajak berkenalan justru malah meramal milea akan bertemu dengannya dikantin, dilan selalu mengirimkan cokelat lewat tukang koran, tukang post sampai petugas PLN, saat milea sakitpun dilan justru mengirimkan tukang urut bukannya mengirim buah atau bunga, saat milea ultah dilan memberinya kado berupa TTS yang sudah di isi semua oleh dilan. Alasannya? karena dia tidak ingin milea repot – repot mengisi TTS tersebut dan masih banyak lagi cara – cara unik dan misterius khas dilan dalam mencoba membuat milea jatuh cinta kepadanya. Cara-cara dilan ini menurut milea unik dan romantis karena seolah olah dilan mengajak orang orang bersekongkol untuk membuatnya bahagia

Continue reading

0

Resensi: Daun Yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin Karya Tereliye

“Dia bagai malaikat bagi keluarga kami. Merengkuh aku, adikku, dan Ibu dari kehidupan jalanan yang miskin dan nestapa. Memberikan makan, tempat berteduh, sekolah, dan janji masa depan yang lebih baik.
Dia sungguh bagai malaikat bagi keluarga kami. Memberikan kasih sayang, perhatian, dan teladan tanpa mengharap budi sekali pun. Dan lihatlah, aku membalas itu semua dengan membiarkan mekar perasaan ini.
Ibu benar, tak layak aku mencintai malaikat keluarga kami. Tak pantas. Maafkan aku, Ibu. Perasaan kagum, terpesona, atau entahlah itu muncul tak tertahankan bahkan sejak rambutku masih dikepang dua.
Sekarang, ketika aku tahu dia boleh jadi tidak pernah menganggapku lebih dari seorang adik yang tidak tahu diri, biarlah… Biarlah aku luruh ke bumi seperti sehelai daun… daun yang tidak pernah membenci angin meski harus terenggutkan dari tangkai pohonnya.”

Itu adalah kalimat pembuka yang saya copy dari akun goodreads tere liye, dari membaca kalimat pembuka diatas kita pasti sudah sangat tahu bahwa novel ini adalah novel bertema cinta
ya benar, sangat mengharu biru membaca novel ini, sesekali saat baca saya terpaksa harus berhenti untuk menarik nafas dalam dalam karena saya sangat bisa merasakan apa yang TANIA , sang tokoh utama novel ini rasakan.

Novel ini bercerita tentang tania, gadis kecil berumur 12 tahun yang terpaksa putus sekolah, Continue reading