2

Kalimat sederhana dari Bu Geni tentang pernikahan

Beberapa hari yang lalu saya baru selesai membaca sebuah buku, buku berisi kumpulan cerpen dari salah satu media terkemuka di indonesia. Ada satu cerita dari cerpen yang menarik perhatian saya, cerita tentang Bu Geni seorang perias pengantin nyentrik yang hanya bisa bekerja dibulan desember dan menganggap semua bulan adalah bulan desember. Cerpen ini merupakan karya dari sastrawan Arswendo Atmowiloto. Bu Geni sering memberi wajangan bagi para calon pengantin. Ada banyak kalimat menarik yang dilontarkan Bu Geni dalam beragam wajangannya, salah satunya yang paling saya suka adalah kalimat berikut ini:

Yang diperlukan hanya sedikit keberanian dan banyak kebodohan, itulah modal kawin. Dan untuk bercerai, diperlukan banyak keberanian dan sedikit kebodohan

Begitu saja kalimatnya, tidak ada penjelasan apa maksud kalimat tersebut dalam cerpennya. Apakah anda langsung mengerti ketika pertama kali membaca kalimat diatas? Mungkin iya, tapi saya tidak, bahkan saya sampai harus bertapa dikaki gunung semeru untuk memahami kalimatnya, Hahaha ini bercanda. Tapi menurut hemat saya mungkin begini maksud dari kalimat pertama : Continue reading