6 Manfaat penting membacakan buku untuk anak sejak dini

Sejak kecil saya senang membaca , kesenangan yang kemudian menjadi hobi hingga dewasa dan akhirnya ketika berkeluarga menjadi kebutuhan. Kecintaan saya terhadap membaca ini berawal dari kebiasaan kakak-kakak yang dulu kuliah di Bandung dan beberapa kali membawakan buku cerita saat mudik. Buku cerita yang beliau bawa dari kota menjadi barang yang mewah untuk saya dan adik saat itu karena kami tinggal di sebuah desa kecil jauh dari kota, sehingga akses terhadap buku bacaan sangat sulit sekali.

Buku yang dibawakan dari kota  semangat sekali kami membaca tiap lembar, bahkan hingga berulang-ulang dibaca tanpa bosan.  Karena kami sangat antusias di bawakan buku , lama-lama dari membawakan beberapa kali jadi rutin dikirimkan ke rumah setiap 3 bulan sekali dalam jumlah banyak. Kebiasaan menyediakan buku ini akhirnya membentuk kebiasaan kami jadi anak yang gemar membaca.

Hingga dewasa ternyata kebiasaan ini tetap terjaga. Bahkan saat dewasa dan sudah berkeluarga seperti sekarang saya tetap bisa merasakan betapa bermanfaatnya kebiasaan yang saya miliki sejak kecil ini. Ketika sudah menjadi orangtua, saya pernah begitu bingung cara merawat bayi baru lahir dengan kulit yang sangat sensitif, pernah bingung bagaimana menyimpan asi untuk anak yang ditinggal kerja, pernah bingung bagaimana cara menstimulasi agar anak bisa tumbuh dengan baik  sesuai tahap usianya. Kebingungan-kebingungan ini alhamdulillah bisa saya atasi berkat kebiasaan membaca. Berbagai referensi trusted tentang parenting dan merawat anak bisa saya pelajari dengan baik lewat buku, jurnal maupun artikel di internet. Alhamdulillah ternyata kebiasaan membaca bisa membawa manfaaat banyak di kemudian hari.

Saat sudah jadi orangtua ini pula kemudian saya jadi tahu bahwa ternyata kebiasaan atau kegemaran membaca ternyata tidak hanya bermanfaat bagi anak saat ia sudah dewasa. Tapi bahkan jika kenalkan sejak dini, kebiasaan membacakan buku ini membawa banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Atas dasar ini pula akhirnya saya memutuskan untuk mengenalkan buku ke anak sejak dini. Dan memang terbukti banyak sekali manfaat yang saya rasakan dalam mendukung tumbuh kembang terutama dalam kemampuan berbicara dan mengenal literasi awal seperti seperti memahami huruf dan angka.

Selain yang saya sebutkan diatas, masih ada beberapa manfaat lain dari membacakan buku sejak dini. Apa saja memang manfaatnya?  Simak pembahasan lengkapnya di bawah ini ya.

1.Membantu perkembangan otak anak lebih optimal

Semua anak punya potensi jadi anak yang  cerdas . Hal ini karena saat sejak lahir otak bayi terdiri dari jutaan serabut sel. Sel-sel yang terhubung dengan kuat akan  membentuk otak anak menjadi cerdas.   Cara menguatkan sel sel otak supaya terus terhubung adalah  dengan diberi stimulasi yang bisa merangsang otak anak untuk bekerja. Makin sering otak anak diberi stimulasi yang sesuai dengan tahap usia akan makin mudah bagi anak mengembangkan daya pikirnya. Nah stimulasi yang  paling mudah dilakukan adalah dengan membacakan buku. Melalui buku anak akan mengenal ha- hal baru, melihat warna, bentuk, gambar dan juga cerita yang akan membantu otaknya terus terstimulasi dan semoga kelak akan tumbuh jadi anak yang cerdas.

2.Melatih kemampuan berbicara (lewat menyimak dan perbendaharaan kata)

Bukti bahwa membacakan buku sangat bermanfaat untuk melatih kemampuan berbicara  sudah saya terapkan  ke anak saya Naoki. Sejak usia 1 tahun secara intens saya bacakan buku setiap hari, alhamdulillah saat ini kemampuan berbicaranya sangat lancar dan baik. Hal ini karena lewat membaca buku anak akan sering mendengar banyak kata baru, akan sering melihat ibu bercerita yang tiap ucapan nya akan dia tiru. Makin banyak kata baru yang ia dengar dan ia tiru akan jadi stimulasi yang bisa membuat dia semakin lancar berbicara.

3.Melatih rentang perhatian dan fokus

Rentang perhatian dan fokus ini penting sekali saat nanti anak sudah sekolah,  saat sudah usia SD misalnya di sekolah ia harus sudah mampu duduk menyimak guru menjelaskan materi belajar. Rentang fokus dan perhatian ini jika tidak distimulasi sejak dini maka akan jadi masalah saat sekolah nanti. Anak-anak yang rentang fokus dan perhatian yang belum berkembang dengan baik akan cenderung mudah gelisah , kurang bisa menyimak dengan baik sehingga akan kesulitan saat belajar di kelas. Terutama untuk anak anak yang sedari kecil sudah terlalu sering berinteraksi dengan gadget, rentang perhatian dan fokus ini bakal jadi PR besar saat anak  sekolah nanti.

Membaca buku bisa melatih rentang perhatiandan fokus, ketika dibacakan buku anak akan duduk, dia tertarik melihat dan memperhatikan isi buku. Dia akan sibuk membolak balikan buku karena penasaran sama warna dan bentuk gambarnya. Kegiatan duduk, melihat, memperhatikan dan menyimak isi buku ini bagus sekali untuk melatih rentang konsentrasi dan fokus anak.

4.Merekatkan bonding anak dan orangtua

Untuk orangtua yang sibuk, entah sibuk bekerja di luar rumah atau sibuk dengan HP meskipun di rumah ( Jualan online maksudnya, karena saya juga begitu  huuwaa malah curhat 😀 ) . Mempunyai waktu yang berkualitas bersama anak ini sesuatu yang langka banget sepertinya ya. Nah meskipun sibuk ,  supaya bonding atau kedekatan anak dan orangtua tetap terjaga. Salah satu cara untuk mempererat bonding ini adalah  dengan membaca buku bersama. Runtinkan membaca setiap hari,  bisa sebelum anak tidur atau pagi hari sebelum berangkat kerja.
Ketika membacakan buku buat anak, ayah atau ibu akan duduk bersama, anak dipangku lalu bersama sama melihat isi buku. Tertawa bersama ketika ada cerita yang lucu.
Momen  yang dekat dan tanpa jarak antara orangtua dan anak inilah yang  akan membuat bonding semakin erat.

5.Menjadikan gemar membaca hingga dewasa

Ini adalah harapan semua orangtua yang sedari anak masih kecil sudah mau bersusah payah membacakan buku buat anaknya, meskipun kadang ditolak, kadang dicueki, kadang suara serak setelah mendongeng banyak buku, kadang malas tapi tetap berupaya membacakan buku ke anak.  Semua susah payah dilawan demi satu harapan agar anak tumbuh jadi anak yang cinta membaca. Cinta membaca tidak hanya akan menjadikan anak pintar, tapi juga akan tumbuh jadi anak yang punya nalar bijak. Bisa belajar banyak sekali pelajaran kehidupan dari cerita dalam buku. Anak juga akan  memiliki pemikiran yang lebih kritis. Tidak mudah percaya pada hal-hal yang belum bisa dibuktikan kebenarannya, tidak akan mudah termakan hoax karena terbiasa membaca suatu berita atau informasi secara lengkap. Memiliki pemikiran terbuka dan tidak mudah menghakimi sesuatu karena terbiasa membaca banyak pemikiran dari berbagai sudut pandang penulis . Memiliki banyak ide dan kreatif karena isi kepalanya selalu terisi dengan pengetahuan baru yang ia dapat dari membaca buku.

6.Mendukung Peningkatan Kesadaran Literasi

Tahun 2017 data statistik di UNESCO menyebutkan indonesia berada pada peringkat 2 terbawah atau tepatnya berada pada peringkat 60 dari 61 negara dengan tingkat literasi rendah. Dengan orangtua giat menanamkan gemar membaca sejak dini maka hal ini secara tidak langsung dapat  membantu negara kita dalam meningkatkan kesadaran literasi.

Demikian 6 manfaat membiasakan membacakan buku untuk anak sejak dini. Dengan banyaknya manfaat ini dan juga saat ini sudah banyak pilihan buku-buku anak yang tersedia,  rasanya tidak ada alasan bagi kita orangtua untuk tidak membacakan buku untuk anak bukan?

Salam 

Titik Wihayanti

7 thoughts on “6 Manfaat penting membacakan buku untuk anak sejak dini

  1. Ini kok mirip cerita masa kecil saya ya? Hehe saya kenal lima sekawan dan enyd blyton tu dari buku yang kakak saya bawa dari Bandung. Hampir setiap kakak pulang liburan selalu bawa buku atau majalah anak. Dari sinilah kecintaan pada buku berawal. Bahkan waktu kakak kuliah di luar negeri banyak baju ditinggal demi membawakan kami buku-buku. Ah… beruntung ya masa kecil yang berkualitas (pada salah satu sisi, hehe)

  2. Banyak sekali manfaat gemar membaca. Tinggal bagaimana menumbuhkan rasa gemar membaca itu. Jaman sekarang mah banyak video, jadi minat baca jadi lebih rendah. Termasuk Yuni sih, kalau udah nonton, mau baca apa aja rasanya malas sekali. Hehehe

  3. Setuju banget, Bun. Saya juga senang membaca. Dan karena kita sering melakukan aktivitas membaca di depan anak-anak, mereka jadi tertarik. Walaupun daya fokus tiap anak akan berbeda-beda. Jadi inget dulu pas masih hamil, disaat bumil pada belanja baju dan pernak pernik bayi, saya malah hobi beli buku bacaan buat anak.

  4. yap bener bangeet mba, ponakan saya pun begitu. mulai belajar ngomong dari sering dibacakan buku. lama-lama ngikutin. wah ilmu banget ini buat saya. makasih mba sharingnya.

  5. Saya juga senang membacakan buku cerita pada anak, saat mereka masih kecil. Memang sangat bermanfaat sekali untuk perkembangan verbal anak ya Mbak. Mereka jadi cepat dalam berkomunikasi.

  6. Manfaatnya besar juga ya membacakan cerita ke anak. Siapa sih yang tidak ingin anaknya suka mbaca.
    Kalau saya pengen bangeeet 🙂
    Saya dulu sukanya membaca majalah bobo, cerita oki dan nirmala, si rong rong dan bona gajah berbelalai panjang. Sampai sekarang masih ingat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *