5 Tips agar anak mau makan sayuran

sayuran
Sumber gambar : pixabay.com

Anak senang makan sayuran sepertinya adalah harapan semua orangtua ya.  Hal ini juga yang menjadi harapan saya kepada Naoki. Harapan saya hingga besar nanti dia akan tumbuh menjadi anak yang senang makan sayuran dan buah-buahan. Harapan lebih besar lagi semoga hingga dewasa nanti ia bisa menjadikan kebiasaan hidup ini ini sebagai bagian dari lifestylenya.

 Tapi kenyataannya justru anak-anak susah sekali makan sayur. Tidak sedikit teman-teman sesama orangtua muda yang mengeluhkan hal ini. Padahal sayur dan buah adalah salah satu komposisi penting dalam makanan untuk mendukung tumbuh kembang anak menjadi anak yang sehat. Banyak hal yang memperngaruhi kenapa anak susah makan sayur, mulai dari faktor kebiasaan sejak kecil, kebiasaan jajan makanan yang terlalu gurih atau manis, atau bisa juga faktornya karena trauma, trauma ini biasanya penyebabnya karena pernah memiliki pengalaman dipaksa saat makan.

Berikut ini sedikit penjelasan singkat dari 3 hal  yang umumnya menjadi penyebab anak susah makan sayur.

Penyebab anak susah makan sayur dan buah

  • Tidak dibiasakan sejak dini

Alasan pertama yang paling sering menjadi penyebab mengapa anak tidak suka makan sayur adalah karena tidak dibiasakan sejak dini. Mungkin ada beberapa orangtua yang pada awal masa MPASI rajin memberikan menu sayuran. Namun saat memasuki usia 1 tahun, Saat anak sudah mengkonsumsi menu orang dewasa dan sudah mulai mengenal rasa manis gurih. Anak biasanya akan mulai menolak makan sayur, penolakan ini lama-lama membuat orangtua akan menjadi agak longgar dalam memberikan menu sayuran. Sikap melonggar ini berlangsung terus-menerus hingga pada akhirnya anak menjadi  tidak dibiasakan mengkonsumsi sayuran sama sekali.

  • Sering mengkonsumsi makanan yang terlalu gurih dan manis

Anak-anak pasti senang jajan? Betul. Jajan permen, cokelat, chiki, dan makanan lainnya. Kebiasaan jajan ini membuat lidah anak menjadi terbiasa dengan rasa gurih atau manis yang terlalu kuat. Sedangkan sayuran memiliki rasa yang hambar dan tidak beraroma. Inilah yang menjadi penyebab anak tidak mau makan sayur, karena anak yang terbiasa makan manis dan gurih menganggap sayuran itu adalah makanan yang tidak enak.

  • Pernah dipaksa saat makan

Menurut para ahli pengalaman makan saat anak masih usia dini ( 0-6 Tahun) sangat penting. Pengalaman makan yang dimaksud adalah kenangan yang bisa diingat oleh anak ketika kegiatan makan berlangsung. Jika kenangan yang anak ingat adalah hal  negatif maka anak biasanya anak menjadi susah makan. Salah satu hal negatif tersebut adalah memaksa anak dengan kasar. Memaksa ini bisa menyebabkan trauma makan pada anak. Jika saat anak makan sayur dan tidak mau lalu orangtua memaksa dengan kasar, maka yang akan tersimpan dalam ingatan adalah “ sayuran itu ibuku menyuruh makan sambil marah-marah”. Ingatan buruk ini akan membentuk citra pada ingatan bahwa sayuran itu adalah hal yang tidak menyenangkan sehingga anak jadi menolak makan sayur.

Kebiasaan makan  saat kecil akan terbawa sampai dewasa

Tahukah bunda bahwa kebiasaan makan anak sejak kecil akan terbawa hingga dewasa kelak. Jika sejak kecil anak dibiasakan makan makanan yang kurang sehat makan sampai besarpun kebiasaan ini akan tetap terbawa. Hal ini terbukti pada kebiasaan makan saya dan suami.

saya sedari kecil di biasakan makan sayur, kebiasaan dari kecil ini membuat saya suka makan sayuran hingga dewasa. Berbeda dengan suami, yang menurut mama mertua  sejak kecil lebih sering makan junkfood ketimbang sayuran hingga sekarang sudah menikahpun suami susah sekali diminta makan sayuran.

Lalu setelah mengatahui penyebabnya selanjutnya bagaimana ya solusinya agar anak mau makan sayuran? nah berikut ini ada 5 tips yang bisa Bunda coba agar anak mau makan sayuran.

Tips agar anak senang makan buah dan sayur

  1. Dibiasakan sejak kecil

Sejak makan pertama yaitu MPASI sebaiknya anak sudah dibiasakan mengkonsumsi sayuran. Sayuran dan buah menjadi  salah satu komponen makanan penyusun dalam menu 4 bintang versi WHO yang penting bagi tubuh anak. Tidak hanya selama masa MPASI (usia 6bulan -2 tahun) , ketika anak sudah melewati masa MPASI yaitu ketika anak berusia 3 tahun sebaiknya sayuran tetap disediakan dalam menu anak-anak setiap hari. Selain dibiasakan sebaiknya bunda juga mengurangi jajan anak, terutama jajan makanan yang terlalu gurih dan manis.

  1. Orangtua mencontohkan 

Anak-anak  adalah peniru ulung. Ia akan mudah mencontoh tingkah dan kebiasaan orang-orang terdekat di sekitarnya, termasuk orangtuanya. Jika Bunda menginginkan anak hidup sehat dengan suka makan sayuran maka ayah dan bunda perlu mencontohkan makan sayuran juga. Makanlah sayuran didepan anak supaya ia juga bisa mencontoh makan seperti ini.

  1. Buat menu makanan semenarik mungkin

Salah satu cara agar anak mau makan sayuran adalah dengan membuat anak tertarik untuk mencoba. Caranya dengan membuat tampilan sayuran dalam bentuk yang lucu, misalnya wortel dibentuk menjadi hati, bintang dan lainnya. Atau juga bisa disajikan dalam bentuk bento. Seperti contoh gambar di bawah ini :

bento
Sumber gambar: shutterstock.com
  1. Ajak anak ikut menyiapkan makanan

Cara lain yang juga bisa dicoba oleh bunda adalah dengan mengajak anak menyiapkan makanan atau diajak terlibat memasak untuk anak yang usianya sudah lebih besar. Minta anak untuk memotong wortel, buncis atau memetik daun bayam. Atau bisa juga mengajak anak menyiapkan sayuran di atas meja makan. Dengan melibatkan  seperti ini harapannya anak akan terbiasa memegang sayuran, sayuran bukan menjadi hal yang asing lagi bagi anak. Lalu lama-lama akan mau mencoba untuk makan.

  1. Dibuat jus sayur campur buah

Jika ke 4 cara diatas sudah dicoba namun anak masih menolak makan sayur. Bisa bunda coba dengan membuat jus dengan dicampur buah-buahan. Berbeda dengan sayuran yang rasanya hambar, buah-buahan biasanya lebih memiliki rasa yang enak di lidah . Dengan mencampur sayur dengan buah maka rasa hambar atau pahit dari sayuran bisa disamarkan. Salah satu contoh jus buah sayur yang pernah saya buat untuk naoki adalah jus brokoli dan melon, lalu ditambah sesendok madu. Dengan dibuat jus seperti ini alhamdulillah naoki suka.

jus sayuran
Sumber gambar : pixabay.com

Demikian 5 tips yang bisa bunda coba agar anak mau kembali makan sayuran. tips terakhir yang juga perlu diterapkan adalah bersabar dan jangan lelah mengajak anak makan sayur. Sekali dua kali mungkin anak akan menolak. Namun jika terus dibiasakan insya Allah lama-lama anak akan mau mencoba juga.  Menurut para ahli setidaknya butuh hingga 10 kali mencoba ke anak baru kita boleh menyerah dan menyimpulkan bahwa anak memang tidak suka makan sayuran. Nah jika bunda baru mencoba 2-3 kali dan anak masih menolak, jangan menyerah ya masih ada 7 kali lagi kesempatan lainnya. Semangat

One thought on “5 Tips agar anak mau makan sayuran”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *