Daftar lengkap perlangkapan MPASI homemade

image-2017-07-06-15-58-52-01

Sejak menjadi ibu rasanya kebahagiaan itu lebih sering datang dari hal-hal sederhana. Salah satunya adalah melihat anak tumbuh dengan baik dan sehat. Ketika anak  bisa mengoceh, merespon lagu yang kita nyanyikan,  memiringkan badan saat belajar tengkurap adalah hal – hal kecil yang membuat saya merasa amat bersyukur sudah diberi kesempatan menjadi ibu. Namun dari beberapa tahapan tumbuh kembang anak ada satu tahapan  yang paling saya nantikan yaitu masa saat anak sudah mulai mendapat asupan selain asi atau MPASI. Tahapan ini cukup menantang untuk saya karena saya yang sebelumnya masih awam soal memasak kali ini harus benar – benar bisa menyediakan makanan yang sehat dan bergizi untuk modal pertumbuhanya kelak.

Setelah banyak membaca informasi mengenai plus dan minus antara MPASI Instan dan MPASI Rumahan (homemade) akhirnya pilihan MPASI yang akan saya terapkan untuk anak adalah MPASI rumahan (Homemade). Alasannya ? salah satu diantaranya adalah untuk mengenalkan sejak dini citarasa alami makanan seperti nasi, buah, sayur dan daging asli. Menurut Gabriele Parmel (breastfeeding conselor and former UK IBFAN), Kecenderungan menyukai suatu rasa dibentuk sejak awal kehidupan dan cara pemberian makanan awal bayi (MPASI) dapat membentuk bayi atau anak menginginkan rasa yang terlalu manis, asin, makanan-minuman rendah nutrisi jangka panjang. Dan menurut saya hal ini relevan dengan kebiasaan makan saya dan suami saat ini. Sejak kecil saya sudah dibiasakan mengkonsumsi sayur dan buah hingga berlanjut sampai saya dewasa sekarang, sedangkan suami yang sedari kecil tidak biasa mendapat asupan sayur dan buah saat dewasapun sama, kurang suka mengkonsumsi sayur dan buah. Jadi harapan saya dengan membiasakan makanan rumahan dengan citarasa alami akan membentuknya menjadi anak yang menyukai sayuran, buah dan makanan bergizi lainnya hingga dewasa nanti.

Sebelum masa MPASI ini dimulai, saya mulai mencari informasi bagaimana cara membuat MPASI sesuai tahapan usia serta perlalatan  apa saja yang digunakan. Saat melihat review peralatan MPASI dari berbagai sumber di internet, sebenarnya saya banyak mengalami kebingungan pasalnya peralatan MPASI bayi itu ternyata banyak sekali macamnya dan harganya lumayan mahal. Jika tidak benar – benar mengerti manfaat masing – masing alat dengan baik, bisa-bisa jadi tidak tepat guna. Kita sudah mengeluarkan banyak uang namun pada akhirnya alat tersebut tidak terpakai dengan maksimal.

Berdasarkan pengalaman saya menggunakan perlengkapan MPASI homemade yang sudah berjalan selama hampir 1 tahun, kali ini  saya akan berbagi cerita mengenai alat – alat apa saja yang dibutuhkan dalam hal perMPASIan agar dapat membantu para bunda dalam menentukan perlengkapan  apa yang perlu dan yang tidak perlu dibeli. Setiap peralatan akan saya bagi perkategori sesuai dengan fungsinya dan juga akan saya sertakan informasi produk apa yang saya pakai. Oh iya karena saat mulai awal MPASI dulu saya masih berstatus sebagai ibu bekerja, beberapa alat yang saya gunakan adalah alat – alat serba praktis yang bisa memberi kemudahan membuat mpasi seperti slowcooker dan foodprocessor plus steamer dan masing – masing alat ini harganya lumayan tinggi namun jangan khawatir karena disetiap kategori sudah saya sertakan peralatan alternatifnya.

  1. Alat makan dan minum

Alat makan dan minum ini terdiri dari sendok, mangkok, piring, gelas dan lainnya. Untuk sendok terdapat banyak varian untuk usia awal mpasi hingga diatas 8 bulan, setiap sendok ini berbeda desain. Untuk awal mpasi sendoknya lebih tipis, berbentuk lonjong dengan ukuran sendok yang kecil dan lembut terbuat dari bahan silicon. Kenapa didesain demikian ? umumnya saat pertama makan anak akan menolak karena masih asing terhadap sendok dan makanan . Dengan menggunakan bentuk sendok yang fleksibel akan memberi kemudahan bunda menyuapkan makanan ke mulut anak selain itu bahan sendok yang lembut lebih nyaman untuk gusi bayi sehingga diharapkan anak tidak akan menolak saat diberi makan. Detail sendok lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut :

 CYMERA_20170706_160657-01[1]

  20170706_152803-01[1]

Untuk selanjutnya diatas 8 bulan anak sudah bisa menggunakan sendok bayi model standar.

CYMERA_20170706_160957-02

 

Untuk gelas bisa menggunakan model hisap (sippy) atau model sedot (straw), tapi umumnya untuk awal mpasi masih menggunakan bantuan sendok ketika minum, gelas akan terpakai ketika sudah diatas usia 8 bulan. Gambarnya dapat dilihat dibawah ini:

20170706_153702-01[1]

20170706_153049-01[1]

Sedangkan untuk mangkok, awal mpasi biasanya bentuknya lebih kecil sesuai dengan porsi makan anak yang masih sedikit serta untuk memudahkan bunda memegang ketika sedang menyuapi anak. Sedangkan ketika sudah berusia diatas 1 tahun bisa menggunakan piring atau mangkok anti tumpah yang dibawahnya terdapat perekat ke meja dari bahan silikon. Mangkok dan piring ini dapat dipakai hingga anak usia toddler untuk belajar makan sendiri.

BS353-3-285.png

Contoh mangkok anti tumpah dengan perekat menja bahan silikon I photo credit : babysafe.co.id

Peralatan yang saya pakai:

Peralatan makan yang saya pakai merk richell isinya lengkap sekali satu paket mulai dari sendok yang bermacam – macam, piring, mangkok, gelas untuk awal mpasi hinga usia toddler. Saya beruntung membeli produk ini karena semua terpakai hingga hari ini dan harganya jauh lebih murah  dibandingkan jika membeli satuan dan yang pasti terbuat dari bahan yang aman untuk bayi dan sudah BPA Free. Tambahan, untuk gelas saya juga membeli dua lagi model straw dan sippy untuk dipakai ketika bepergian.

Untuk perlengkapan makan bisa menggunakan merk apa saja namun yang perlu diperhatikan adalah perlengkapan terbuat dari bahan yang ringan, tidak mudah pecah dan pilih yang bertulisan foodgrade dan BPA Free.

  1. Pembuat bubur atau nasi tim

Pembuat bubur dan nasi tim ini merupakan salah satu perlatan utama dan wajib punya dalam MPASI, karena hampir terpakai dari awal mpasi hingga usia sekitar 10-12 bulan tergantung pada kecepatan peningkatan kemampuan anak dalam mengunyah makanan padat. Untuk membuat bubur bisa menggunakan panci biasa, ricecooker atau slowcooker.

Peralatan yang saya pakai:

Karena dulu saya masih bekerja dan waktu memasak dirumah sangat terbatas maka untuk membuat bubur saya menggunakan slowcooker. Slowcooker merupakan peralatan masak yang hampir mirip dengan ricecooker, namun bagian pancinya menggunakan tanah liat. Sesuai dengan namanya alat ini dalam memasak menggunakan suhu rendah dan membutuhkan waktu yang lama namun bisa mempertahankan nutrisi yang terkandung dalam makanan yang diolah. untuk ibu bekerja menggunakan slowcooker ini sangat membantu, bunda bisa mulai menyalakan slowcooker yang sudah diisi dengan beras dan air sekitar pukul 10 atau 11 malam, diamkan dan biarkan alat bekerja. Sekitar pukul 4 pagi matikan dan bubur sudah matang siap disajikan. Sangat praktis dan bisa ditinggal beristirahat. Saya mengunakan slowcooker merk takahi, kapasitas 1.2 Liter. Namun slowcooker ini tidak setiap hari saya pakai, biasanya saat weekend dan hari libur  saya memilih membuat bubur menggunakan panci biasa untuk menghemat penggunaan listrik.

p-526-takahi-slow-cooker-red-12-L-FILEminimizer-600x600

Takahi Slowcooker Kapasitas 1,2 Liter  photo credit : duniabayi.com

  1. Alat cincang/menghaluskan

Alat cincang atau alat mengaluskan ini sesuai dengan namanya berfungsi untuk menghaluskan atau mencincang kasar sayuran, daging, tahu, tempe sebelum dicampurkan dengan bubur beras . Kenapa perlu dicincang atau dihalsukan? Karena bayi belum memiliki banyak gigi, kemampuan mengunyahnya juga belum sempurna sehingga dengan cara ini bisa membantu anak dalam menelan makanan.  Alat mencicang dan menghaluskan bisa menggunakan blender, foodprocessor, chooper, grinder, penumbuk atau bisa juga menggunakan saringan kawat. Pada postingan ini saya baru dapat menyediakan gambar dari setiap alat dan belum bisa menjelaskan fungsi masing – masing alat namun bunda dapat mencari informasinya di internet.

MPASI.jpg

Jenis alat penghalus atau alat cincang

Peralatan yang saya pakai:

Alat yang saya pakai yaitu foodprocessor merk babysafe. berfungsi sebagai penghalus sekaligus dapat digunakan mengukus daging dan sayuran. Untuk memudahkan saya membuat mpasi dipagi hari sebelum berangkat bekerja biasanya bubur dari slowcooker saya tuangkan ke dalam wadah foodprocessor dicampur bersama sayur dan daging yang sebelumnya sudah dikukus. Angkat lalu sajikan.

lb003_content_277

Babysafe Foodmaker (Steam and Blend) I Photo Credit : babysafe.co.id

  1. Alat pemotong

Meskipun sudah ada alat cincang/penghalus namun alat pemotong seperti pisau dan talenan tetap harus ada. Fungsinya untuk memotong sayuran atau daging yang akan dihaluskan dalam blender karena biasanya blender pun tidak bisa langsung menghaluskan sayuran  dalam ukuran besar. Pisau dan talenan ini sebaiknya menggunakan alat yang baru atau kalaupun menggunakan alat yang sudah ada sebaiknya dicuci hingga bersih kemudian jangan dipakai lagi untuk membuat makanan keluarga. Sebaiknya peralatan mpasi ini benar – benar dikhususkan. Mengapa perlu demikian? karena salah satu kriteria mpasi yang baik menurut WHO adalah hygiene (higienis} mulai dari bahan makanan, cara mengolah hingga peralatan yang digunakan. Ditakutkan jika menggunakan alat masak yang juga dipakai untuk makanan keluarga maka sisa bahan makanan yang tertinggal pada alat akan tercampur pada makanan bayi, misalnya biji cabai yang  tertinggal pada talenan lalu secara tidak sengaja ikut masuk ke wadah blender bersama sayuran yang sudah dipotong menggunakan talenan tadi.

Peralatan yang saya pakai:

Pisau dan talenan yang saya pakai standar, pisau  berbahan stainles steel dan talenan berbahan kayu.

  1. Alat memasak lauk

Alat memasak lauk terdiri dari wajan untuk menumis atau menggoreng, panci kecil untuk merebus, alat kukusan, sodet, sendok sayur, spatula dan serok. Sama seperti alat pemototong, alat memasak lauk ini sebaiknya juga membeli barang baru atau barang lama asal dicuci bersih dan tidak disatukan pemakaiannya untuk membuat makanan keluarga.

Peralatan yang saya pakai:

Untuk wajan saya memakai wajan anti lengket merk oxone, panci menggunakan panci susu kecil, kukusan menggunakan babysafe streamer (yang menjadi satu dengan foodprocesor) sedangkan sodet, sendok sayur, spatula dan serok tidak ingat merknya namun alat ini banyak tersedia berbagai tempat seperti toserba atau pasar.

  1. Lainnya

Peralatan dalam point terakhir dapat digunakan namun bukan hal yang wajib. Apa saja? Berikut daftarnya:

  • Slabber atau celemek makan

Slaber ini digunakan untuk menjaga pakaian anak tetap bersih saat makan karena pada umumnya ketika anak makan sering belepotan dan berantakan. Celemek ini ada banyak macamnya mulai dari yang berbahan kain biasa hingga plastik. Saya sendiri lebih sering menggunakan yang berbahan plastik supaya lebih mudah saat dibersihkan hanya perlu dilap pada bagian yang kotor.

  • Baby chair

Salah satu tujuan menggunakan babychair pada saat mpasi adalah untuk mengajarkan “duduk saat makan” sejak dini namun menggunakan baby chair bukan hal yang wajib karena umumnya ibu-ibu lebih suka menggendong atau berdiri di babywalker ketika menyuapi anak. Saya sendiri memilih menggunakan baby chair.

  • Wadah kecil dengan penutup (food container)

Wadah kecil dengan penutup ini dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan bubur, pure sayur atau buah untuk jadwal makan berikutnya. Jadi biasanya dipagi hari saya memasak sekaligus untuk porsi tiga kali makan, agar makanan tetap fresh saya simpan pada wadah tertutup lalu disimpan di chiller kulkas. Ketika jadwal makan siang atau sore tiba, cukup dihangatkan dengan merendam wadah tadi dalam air panas. Cara ini lebih praktis, bunda tidak perlu memasak setiap kali jam makan tiba. Namun yang perlu dipastikan adalah  wadah yang digunakan steril dan benar-benar tertutup rapat sebelum disimpan di chiller. Selain itu wadah kecil ini juga saya gunakan untuk membawa bekal makan ketika harus membawa anak berkegiatan diluar rumah, misalnya saat jalan-jalan ke taman atau mall.

20170706_153617-01[1]

Contoh food container

  • Kotak es balok kulkas

Kotak es balok ini bisa digunakan untuk menyimpan kaldu beku sebagai penyedap alami makanan. Air kaldu hasil rebusan daging dan rempah-rempah dituang kedalam  kotak balok es lalu bekukan ke dalam freezer.  Cara ini lebih praktis dan sehat selain itu bunda tidak perlu merebus daging untuk membuat kaldu setiap hari.

  • Perasan Jeruk

Sesuai dengan namanya perasan jeruk ini berfungsi untuk memeras jeruk ketika akan membuat jus jeruk untuk bayi.

  • Feeding Bottle With SpoonFeeding bottle with spon ini bisa dipakai diawal mpasi. Lebih praktis dipakai oleh bunda – bunda yang baru pertama kali memberikan mpasi. Bentuknya mirip botol dan ada sendok pada bagian ujungnya.

.

New-Parents-2-650x404

Feeding Bottle with spoon photo credit : http://oddstuffmagazine.com

  • Baby pacifier feeding

    Untuk bunda yang ingin mulai membiasakan anak belajar makan sendiri namun tidak ingin repot baju anak kotor dan belepotan  bisa menggunakan alat makan praktis ini. Buah potong cukup dimasukan ke dalam wadah silicon lalu berikan ke bayi.

images.jpg

Baby Pacifier Feeding

Demikian kira – kira daftar perlengkapan mpasi yang dapat bunda gunakan selama menjalani mpasi homemade nanti. Semoga catatan kecil saya ini dapat membantu bunda untuk menentukan alat mpasi apa saja yang akan digunakan. Dari apa yang sudah saya jalani, mpasi homemade itu tidak repot dan menyenangkan asalkan  dibuat dengan hati ikhlas dan penuh cinta.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s